Indonesian Disaster Land, Solusi Pariwisata Indonesia


Barangkali dari anda sekalian sudah ada yang pernah ke Universal Studio Singapore? Atau mungkin anda sudah akrab dengan Disney Land Hongkong? Lantas bagaimana deng­­­an Indonesia? Apakah Dunia Fantasy dan Taman Mini kita sudah dikenal secara mendunia? Menurut saya belum. Fakta yang ada adalah wisatawan asing mayoritas hanya mengenal Bali, bukan Indonesia. Bahkan ada yang berpikiran bahwa Bali adalah suatu negara. Hal ini menandakan bahwa Indonesia belum memiliki icon pariwisata yang dikenal mendunia selain Bali.


Lantas bagaimana solusinya? Sekarang izinkan saya untuk memaparkan gagasan saya. Sebelumnya, mari kita tilik keadaan negara kita, Indonesia. Indonesia adalah negara yang berada di daerah khatulistiwa dan ring of fire. Hal ini menyebabkan Indonesia beriklim tropis dan mempunyai banyak gunung berapi. Naasnya, hal ini menyebabkan Indonesia memiliki resiko bencana alam yang tinggi. Curah hujan tinggi daerah tropis menyebabkan kemungkinan banjir dan tsunami meningkat. Hal ini diperparah dengan erosi dan penggundulan hutan di Indonesia. Banyaknya gunung berapi di Indonesia juga meningkatkan resiko gempa bumi vulkanik dan tanah longsor. Ditambah lagi dengan kebobrokan sistem pemerintahan di negeri ini yang menyebabkan banyak bencana lainnya. Lumpur LAPINDO, kelaparan, krisis air, adalah sebagian kecil contoh bencana akibat kebobrokan sistem negeri ini.


Lalu apa hubungannya bencana dengan pariwisata? Begini, menurut pandangan saya, akan menjadi sangat menarik apabila setiap bencana di Indonesia direka ulang secara virtual dan dijadikan wahana wisata dalam satu konsep taman wisata yang luar biasa besar bernama “Indonesian Disaster Land”. Bayangkan bila setiap pengunjung sedang naik jet coaster kemudian saat masuk terowongan gelap ada animasi gunung meletus secara 3 dimensi disertai dengan special effect yang mengagumkan. Bayangkan bila ada kolam renang dengan special effect tsunami buatan disertai dengan efek badai, angin, dan suara – suara gemuruh. Tentunya dengan prosedur keselamatan yang memadai. Pasti akan sangat mengagumkan.

Pertanyaan sekarang adalah, apakah kita berani untuk mewujudkannya? Apakah kita sebagai kaum muda mampu meyakinkan pemerintah dan mengajak mereka untuk melihat setiap bencana dari sisi positifnya? Kita pasti bisa karena kita adalah para ksatria penerus bangsa! Mari kita bentuk kepalan, angkat tinggi di atas kepala, dan jadikanlah kepalan kita sebagai tanda bahwa kita masih menghormati jasa para pahlawan kita. Merdeka!!


Sumber : Hasil Opini pribadi

Comments

Popular posts from this blog

Soto, Makanan dari China yang Sangat Indonesia

Bahasa Paling Aneh Sedunia, Bahasa Indonesia

"Golden Child" Generasi Baru Manusia Selain Indigo